Tips dalam Membuat Rumah Kontainer

Bewellbook – Rumah kontainer dikatakan sebagai rumah termurah di masa depan. Rumah ini terbuat dari kontainer barang atau bisa juga dari container tingkat yang telah diperbaharui dan memiliki ruangan seperti rumah pada umumnya. Cara membuat rumah kontainer yang tidak perlu teman – teman khawatirkan! Perhatikan langkah-langkah di bawah ini. Selain mahal, rumah yang mahal juga bisa mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk membangun rumah. Tak hanya itu, rumah kontainer memiliki arsitektur hijau yang berkelanjutan karena dapat membantu mengurangi limbah dari lingkungan. Ingin tahu cara efektif membangun rumah kontainer?

1. Membuat Rencana dalam Membangun Rumah

Cara pertama membuat atau membangun container adalah dengan membuat denah. Tidak setiap rumah bisa ada tanpa rencana. Jadi langkah pertama yang perlu teman – teman lakukan adalah membangun rumah kontainer. Rencana tersebut meliputi desain rumah, anggaran dan lokasi. Pastikan teman – teman membeli tanah sebelum berpikir untuk memiliki rumah kontainer. Tanah yang teman – teman miliki menentukan ukuran container yang teman – teman butuhkan.

2. Selanjutnya Belilah Kontainer Bekas

Setelah menyelesaikan rumah kontainer pertama, saatnya membelinya. Teman – teman hanya dapat membeli kontainer bekas di pasar online. Banyak toko online Indonesia menjual kontainer bekasnya secara digital. Pastikan toko tempat teman – teman membeli container tersebut terpercaya dan tanyakan dulu tentang riwayat penggunaannya. Lebih baik lagi, teman – teman memeriksa dan menggunakan container bekas secara langsung dengan mengunjungi point of sale. Ukuran container terbagi menjadi tiga yaitu 20 feet, 40 feet dan lebih dari 40 feet. Setiap jenis container memiliki panjang dan berat yang berbeda.

3. Bangunlah Pondasi Container dengan Tepat

Saat mengirimkan container bekas, teman – teman membutuhkan pondasi yang tepat untuk meletakkan container tersebut. Pomdasi container juga memiliki banyak variasi. Teman – teman perlu memikirkan biaya pembuatan yayasan dan lingkungan yang teman – teman gunakan.

4. Perhatikan Bahan Dinding Container

Rumah kontainer sangat rentan terhadap suhu. Jika cuaca sangat panas, panas dapat merembes ke dalam rumah jika tidak ada ventilasi udara dan pondasi rumah yang dapat mencegahnya. Dapat mengaplikasikan metode insulasi pasif yaitu penggunaan panel insulasi, desain dinding rongga ganda, peningkatan ventilasi alami dan ventilasi mekanis. Gunakan saran arsitek yang teman – teman pilih untuk memperkuat fondasi rumah kontainer teman – teman.

5. Renovasilah Lantai Rumah Container

Hati-hati dengan lantai container aslinya. Setiap lantai containermengandung pestisida yang berguna untuk mencegah serangga selama pengangkutan melalui laut. Nah, pestisida ini bisa merugikan manusia. Lebih baik renovasi lantai container anda dengan membuat subfloor dari bahan kayu.

6. Percantik Interior Rumah Kontainer

Cara terakhir membuat rumah kontainer adalah dengan menambahkan pencahayaan. Setelah semua pekerjaan di rumah kontainer teman – teman selesai, saatnya menyegarkan ruangan.Teman – teman bisa menambahkan beberapa lampu agar rumah kontainer teman – teman lebih terang dan lebih terlihat. Desain setiap ruangan dengan aksesoris minimalis karena ketersediaan ruang yang tidak terlalu banyak. Selain itu, jangan lupa untuk meletakkan stop kontak di container teman – teman agar aktivitas sehari-hari anda berjalan dengan lancar.

Nah teman – teman itulah tadi beberapa tips yang bisa teman – teman lakukan sebelum membangun rumah kontainer. Teman – teman mungkin bisa menerapkannya agar hasil bangunan rumah kontainer yang teman – teman buat menjadi lebih baik. Semoga artikel di atas bermanfaat dan terimakasih telah membaca!