Teknologi Yang Dikembangkan Diam-Diam Oleh Korea Utara

Teknologi Yang Dikembangkan Diam-Diam Oleh Korea Utara

Bewellbook –¬†Geng, bagaimana menurut kalian, misteri terbesar yang ada di dunia saat ini? Rahasia keberadaan alien? Bagaimana dengan cara mengupas kulit yang benar? Bagi kami, salah satu misteri terbesar adalah seperti apa Korea Utara itu: gengnya. Negara ini dikenal sangat tertutup dan sering mengundang Anda untuk bertanya banyak hal.

Negara ini telah menjadi berita besar dalam dua tahun terakhir karena diplomasi antara Korea Utara dan Amerika Serikat, tetapi negara tersebut masih diselimuti oleh banyak rahasia. Walaupun Korea Utara sangat tertutup, ada juga geng-gengnya, beberapa hal sering diiklankan di seluruh dunia dan salah satunya tentang teknologi.

Tak terkalahkan oleh negara maju lainnya, Korea Utara kerap menyuguhkan pencapaian teknologinya kepada publik. Sebagai negara yang menjunjung tinggi prinsip kemerdekaan, Korea Utara menggunakan pencapaian teknologi ini sebagai alat propaganda. Untuk itu, pada kesempatan kali ini, kami ingin menyediakan 5 produk teknologi yang dikembangkan Korea Utara.

1. Pyeongwa Motors

Jika Korea Selatan punya Hyundai dan KIA, Korea Utara punya Pyeongwa Motors, geng, pembuat mobil asli Korea Utara, laporan Car and Driver.

Meskipun sangat sedikit orang Korea Utara yang mampu membeli mobil, Pyeongwa adalah salah satu dari sedikit perusahaan yang dapat memasang iklan di Korea Utara.

Iklan ini juga dijadikan propaganda, geng-geng untuk mengingatkan penduduk Korea Utara bahwa negaranya telah berhasil membuat mobil sendiri.

Model teratasnya disebut Junma, meniru model presiden SsangYong Korea Selatan, yang juga didasarkan pada E-Class dari tahun 1980-an.

2. Jindallae 3

Pada Olimpiade tahun lalu, tersiar kabar bahwa band atlet Korea Utara dilarang menjawab telepon seluler Samsung, yang pada saat itu gratis untuk semua peserta Olimpiade.

Namun Korea Utara sudah memiliki beberapa smartphone, produk gengnya sendiri dan salah satu yang terbaru adalah Jindallae 3.

Eksteriornya mirip iPhone, tapi seperti produk smartphone Korea Utara lainnya, mungkin ponsel ini menggunakan Android yang dimodifikasi.

Menariknya, geng, seperti dilansir Android Authority, pengguna bisa memasang aplikasi tambahan hanya dengan mengunjungi pusat layanan yang tersebar di Korea Utara.

3. Sistem operasi Bintang Merah

Untuk menghilangkan ketergantungan pada teknologi asing, Korea Utara juga menggunakan sistem operasi (OS) sendiri bernama Red Star.

Laporan dari Extreme Tech, Red Star 3.0 adalah Linux yang telah dimodifikasi agar terlihat seperti Mac OS X.

Red Star memiliki browser web berbasis Firefox bernama Naenara, dan memiliki fitur yang memudahkan pemerintah memantau populasi Korea Utara.

Untuk mengurangi konsumsi budaya Barat, sistem operasi ini memberi label pada semua file yang ada di dalamnya sehingga pemerintah dapat melacak file yang berakhir di komputer.

4. Mirae Wi-Fi

Wi-Fi adalah pertanyaan yang selalu kami tanyakan pada diri sendiri saat pertama kali keluar untuk makan, tetapi teknologi masih minim di Korea Utara.

Laporan Teknologi Korea Utara, Mirae, yang berarti masa depan adalah nama layanan Wi-Fi yang tersedia di Korea Utara.

Dia juga mengklaim bahwa layanan Wi-Fi Mirae secara aneh membutuhkan kartu SIM untuk berfungsi dan masih terbatas di Pyongyang.

Nama Mirae juga berasal dari Mirae Scientist Street yang merupakan pusat penelitian dan pengembangan Korea Utara, yang juga merupakan lokasi Menara Galaxy.

5. Intranet Kwangmyong

Seperti China, akses internet global Korea Utara sangat dibatasi, geng, dan mayoritas penduduk hanya memiliki akses ke intranet Korea Utara sendiri.

Intranet ini bernama Kwangmyong, yang berarti “Bintang Kejora”, dan bahkan memiliki situs jejaring sosialnya sendiri.

Meski terbatas, Kwangmyong juga memiliki situs jual beli, geng bernama Mammulsang, lapor NK News.

Kemampuan para hacker Korut sudah tidak diragukan lagi, geng, jadi wajar saja jika Korut sudah memiliki sistem intranet sendiri.

Sumber: Majapahit.id

Anda mungkin juga suka...