Kenali Perbedaan SIUP dengan SIUPL dalam Bisnis MLM

Bewellbook – Mungkin kita sudah tahu bahwa di suatu perusahaan bisa dikatakan resmi dan pemerintah mendapat izin jika sudah memiliki SIUP. SIUP atau Surat Izin Usaha Perdagangan dikenal oleh pengusaha di Indonesia. SIUP dikenal sebagai izin usaha bagi perusahaan yang berdagang. Perlu diperhatikan bahwa tidak semua bentuk perdagangan menggunakan SIUP sebagai izin usaha. Tidak sedikit pelaku usaha yang menganggap SIUP sebagai izin usaha yang esensial untuk setiap jenis usaha. Jadi sebelum Anda mengira bahwa SIUP adalah izin yang cocok untuk usaha Anda, ada baiknya jika Anda mengecek dulu jenis usahanya di KBLI.

Selain SIUP, sebagian besar dari kita mungkin juga pernah mendengar tentang izin usaha SIUPL. Apa itu? Apa perbedaan SIUP dan SIUPL? Adapun namanya, sepertinya hanya memiliki satu perbedaan huruf. Apa perbedaan SIUP dan SIUPL dari kedua surat izin usaha tersebut, mari kita bahas di sini.

SIUP adalah izin operasi dan perdagangan yang biasanya dikeluarkan oleh Dinas Kota / Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat tempat usaha berada. SIUP digunakan untuk perusahaan yang memperdagangkan kedua barang / jasa tersebut di Indonesia.

SIUPL (Izin Usaha Penjualan Langsung) adalah izin yang dikeluarkan oleh BKPM, yang merupakan badan pemerintah bagi perusahaan yang menyelenggarakan sistem penjualan langsung / pemasaran (MLM) berjenjang yang harus dimiliki oleh semua perusahaan resmi MLM di Indonesia.

Penjualan langsung adalah metode penjualan barang dan / atau jasa tertentu melalui jaringan pemasaran yang dikembangkan oleh Mitra Usaha yang beroperasi berdasarkan komisi dan / atau bonus atas penjualan kepada konsumen di luar lokasi ritel tetap. Penjualan langsung saat ini terbagi menjadi 2 (dua), yaitu pemasaran satu tingkat dan pemasaran berjenjang. Apa bedanya?

1. Pemasaran satu tingkat (pemasaran satu tingkat)

Metode pemasaran sistem Direct Selling adalah melalui program pemasaran satu tingkat, dimana mitra bisnis mendapatkan komisi dan bonus dari hasil penjualan yang mereka lakukan sendiri.

2. Pemasaran berjenjang

Metode pemasaran dari sistem Direct Selling adalah melalui program pemasaran lebih dari satu tingkat, di mana mitra bisnis mendapatkan komisi dan bonus dari penjualan yang mereka buat sendiri dan anggota jaringan dalam kelompoknya. Jika ada perusahaan yang mengaku sebagai MLM tetapi hanya memiliki SIUP (tidak memiliki SIUPL dari BKPM), maka perusahaan tersebut merupakan perusahaan MLM ILEGAL yang tidak mematuhi peraturan resmi pemerintah terkait pemasaran berjenjang.

Izin ini dikeluarkan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) karena pendelegasiannya diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 55 / M-DAY / PER / 10/2009. Untuk mendapatkan izin ini, tentunya Anda harus memenuhi sejumlah persyaratan terlebih dahulu. Persyaratannya adalah sebagai berikut:

Memorandum asosiasi dan pengesahan perusahaan;

  • Bisnis rumah tangga;
  • Nomor Pokok Wajib Pajak Perusahaan (NPWP);
  • Catatan legalitas lokasi perusahaan antara lain:
  • Akta pembelian dan pembelian (jika dimiliki);
  • Sertifikat Hak Tanah;
  • Boupermit;
  • Perjanjian sewa (jika itu adalah sewa);
  • Bukti pembayaran PBB setahun terakhir.
  • Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL);
  • dan beberapa dokumen lainnya.

Bisnis jangka panjang di pihak perusahaan harus memiliki kekuatan finansial untuk dapat bertahan dan berkembang serta menawarkan keuntungan jangka panjang kepada distributornya, tidak hanya untuk perusahaan, tetapi juga tidak hanya untuk distributornya.

Sekarang sudah tahu kan perbedaan SIUP dan SIUPL? Jangan sampai salah izin usaha. Pahami bisnis Anda sampai Anda mengetahui lisensi yang tepat untuk melindungi bisnis Anda.

Sekarang tinggal kamu putuskan mau join bisnis MLM apa, saya menyarankan untuk join di Forever Healthy Indonesia